Langsung ke konten utama

Sumber Belajar dan Media Pembelajaran

Tugas Sumber Belajar dan Media Pembelajaran Universitas PGRI Semarang Semester 3


Dosen pengampu: Ika Septiana, spd., M.pd.

Nama: Linda Ardiyanti Safitri
Npm: 1841062
Kelas: 3B
Semester: 3
Deskripsi: blog ini dibuat untuk melengkapi tugas Sumber Belajar dan Media Pembelajaran



Kata Pengantar
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas blog yang berjudul teks eksposisi ini tepat pada waktunya.
Adapun tujuan dari penulisan dari blog ini adalah untuk memenuhi tugas Sumber Belajar dan Media Pembelajaran pada bidang studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Selain itu, blog ini juga bertujuan untuk menambah wawasan tentang teks eksposisi bagi para pembaca.
Saya mengucapkan terima kasih kepada Dosen pengampu mata kuliah Sumber Belajar dan Media Pembelajaran yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat menambah pengetahuan dan wawasan sesuai dengan bidang studi yang saya tekuni.
Saya menyadari, blog yang saya tulis ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun akan saya nantikan demi kesempurnaan blog ini.

Kompetensi Inti:
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

Kompetensi Dasar:
3.4 Menganalisi struktur dan kebahasaan teks eksposisi
4.4 mengontruksikan dengan memperhatikan isi (permasalahan, argumen, pengetahuan, dan rekomendasi) teks eksposisi secara lisan dan tulis.

Tujuan Pembelajaran:1. Peserta didik mampu mengidentifikasi struktur teks eksposisi
2. Peserta didik dapat menyebutkan pengertian teks eksposisi


PETA KONSEP
Menyampaikan pendapat melalui teks eksposisi: 
1. Menginterprestasi teks laporan hasil observasi
2.Mengembangkan isi teks eksposisi
3.Menganalisis struktur dan ciri kebahasaan teks eksposisi
4.Menyusun dan menyajikan teks eksposisi

Materi Pembelajaran

TEKS EKSPOSISI
Pengertian Teks Eksposisi Teks eksposisi adalah paragraf atau karangan yang terkandung sejumlah informasi dan pengetahuan yang disajikan secara singkat, padat, dan akurat. Pendapat lain menyatakan bahwa Teks Eksposisi adalah jenis atau ragam teks yang memiliki fungsi menyampaikan gagasan-gagasan berupa pemikiran tentang suatu topik. Paragraf eksposisi ini bersifat Ilmiah atau dapat dikatakan non fiksi. Ragam teks Eksposisi ini sering digunakan dalam konteks komunikasi sehari-hari secara lisan, maupun tulisan. Misalnya, ketika kalian melakukan diskusi dalam forum seminar, seseorang yang menyampaikan argumen dalam debat pendapat dan sebagainya. Untuk memperjelas uraian, dapat dilengkapi dengan grafik, gambar atau statistik. Sebagai catatan, tidak jarang eksposisi ditemukan hanya berisi uraian tentang langkah/cara/proses kerja. Eksposisi demikian lazim disebut paparan proses. Teks Eksposisi layaknya teks yang lain, yakni memiliki struktur. Tujuan Teks Eksposisi Adalah Untuk menjelaskan informasi tertentu supaya dapat menambah ilmu pengetahuan pembaca, sehingga dengan membaca teks eksposisi maka pembaca akan mendapatkan pengetahuan secara rinci dari suatu hal atau kejadian.

Ciri-Ciri Teks Eksposisi 
Adapun ciri-ciri teks eksposisi yang diantaranya yaitu:
1. Singkat dan padat
2.Gaya informasi yang mengajak.
3.Penyampaian teksnya secara lugas dan menggunakan bahasa yang baku.
4.Menjelaskaninformasi-informasi pengetahuan. 
5. Tidak memihak berarti tidak memaksakan kemauan dari penulis terhadap pembacanya.
6. Teks eksposisi bersifat objektif dan netral.
7. Penjelasannya disertai data-data yang akurat. 8. Fakta digunakan sebagai alat konkritasi dan kontribusi.
9. umumnya menjawab pertanyaan apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana konkritasi dan kontribusi.
10. Umumnya menjawab pertanyaan apa, siapa, kapan, di mana, mengapa.

Struktur Teks Eksposisi
Adapun struktur teks eksposisi yang diantaranya yaitu:
1. Judul
 Judul hendaknya menggambarkan sesuatu yang dibahas dalam teks Eksposisi. Judul hendaklah ditulis dengan kata-kata yang singkat, menarik dan sarat akan makna.
2.Tesis
Pernyataan Umum atau Tesis Bagian ini berfungsi untuk memperkenalkan topik sekaligus menempatkan pembaca pada posisi tertentu. Karena dengan teks yang digunakan penulis itu ingin mengemukakan pendapat, maka pembaca bisa berada pada posisi yang sependapat atau pada posisi yang bersebrangan dengannya.
3. Argumentasi
Alasan bagian dari teks Eksposisi adalah argumen atau alasan. Panjang dan pendeknya bagian ini tergantung pada jumlah argumen yang telah kalian kenalkan secara garis besar di dalam pernyataan umum, kemudian kalian menyebutkan ulang dan menjabarkan argumen tersebut dalam paragraf-paragraf. Pengembangan argumen menjadi paragraf ini dilakukan melalui penyajian contoh dan alasan.  4.Penegasan ulang Pendapat (Simpulan) Pengulangan tersebut dilakukan dengan berdasarkan pada argumen yang telah disajikan di dalam bagian sebelumnya. Pengulangan opini bersifat pilihan, sehingga tidak semua teks Eksposisi

Jenis-Jenis Teks Eksposisi
Adapun jensi-jenis teks eksposisi yang diantaranya yaitu:
1. Eksposisi defini yaitu suatu paragraf eksposisi yang memaparkan definisi suatu topik tertentu. Eksposisi proses yaitu langkah-langkah atau cara-cara untuk melakukan sesuatu dari awal hingga akhir.
2. Eksposisi ilustrasi yaitu teks yang memaparkan informasi atau penjelasan-penjelasan tertentu dengan caranya memberikan gambaran yang sederhana mengenai suatu topik dengan topik lainnya yang memiliki kesamaan sifat atau kemiripan dalam hal-hal tertentu.
3. Laporan yaitu paragraf eksposisi yang mengemukakan laporan dari sebuah berita atau penelitian tertentu.
4. Eksposisi perbandingan yaitu eksposisi yang gagasan utamanya disajikan dengan cara membandingkan dengan yang lain.
5. Eksposisi pertentangan yaitu eksposisi ini berisi tentang hal pertentangan akan suatu hal dengan hal lainnya.
Unsur Kaidah Penulisan Teks Eksposisi Beberapa langkah tersebut, sebagai berikut. 1.Menentukan topik yang akan disajikan
2.Langkah pertama yang harus dilakukan saat membuat teks eksposisi adalah menentukan tema. Dengan menentukan tema, pada saat menulis kita lebih terfokus pada tema tersebut sehingga dapat lebih menjiwai tulisan yang dibuat.

Adapun sifat topik-topik yang dikembangkan dalam teks eksposisi, sebagai berikut. 
1.Menentukan tujuan eksposisi Setelah menentukan topik yang akan dipaparkan, kita harus memiliki tujuan yang nantinya akan memberikan penjelasan dan pemahaman kepada pembaca.
2.Memilih data yang sesuai dengan tema Setelah menentukan tema dan tujuan penulisan, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah mengumpulkan data atau bahan yang diperlukan dalam penulisan teks eksposisi. Bahan dapat diperoleh dari buku, majalah, pencarian di internet, surat kabar, maupun wawancara langsung.
3.Membuat kerangka karangan Sebelum pembuatan karangan eksposisi, terlebih dahulu membuat kerangkanya secara lengkap dan sistematis.
4.Pembahasan dengan mengembangkan kerangka karangan Setelah kerangka karangan tersusun, mengembangkan secara lebih lengkap lagi agar ciri-ciri eksposisi dapat tersalurkan, eksposisi yang bersifat informatif, objektif, dan logis.
Dalam karangan ini, pengarang lebih menjelaskan maksud dari topiknya itu dengan menyertakan bukti-bukti yang konkret sebagai penunjang dari pembahasan itu. Membuat simpulan Sesuai dengan tujuan menuliskan sebuah karangan eksposisi, kesimpulan harus sejalan, bahkan harus memperkuat tesis tersebut.

Unsur kebahasaan Teks Eksposisi
1. Pronomina
Pronomina atau kata ganti adalah jenis kata yang menggantikan nomina atau frasa nomina. Pronomina dapat diklasifikasikan menjadi dua macam yaitu: Pronomina personal dan pronomina nonpersonal.
a).Pronomina personal (kata ganti orang) yaitu Persona Tunggal. Contohnya seperti ia, dia, anda, kamu, aku, saudara, -nya, -mu, -ku, si-., dan Persona Jamak Contohnya seperti kita, kami, kalian, mereka, hadirin, para.
b).Pronomina Nonpersonal (kata ganti bukan orang) yaitu Pronomina Penunjuk contohnya seperti ini, itu, sini, situ, sana. dan pronomina penanya contohnya seperti apa, mana, siapa.
2. Nomina dan Verba Nomina (kata benda) Merupakan kata yang mengacu pada benda, baik nyata maupun abstrak. Dalam kalimat berkedudukan sebagai subjek. Dilihat dari bentuk dan maknanya ada yang berbentuk nomina dasar maupun nomina turunan. Nomina dasar contohnya gambar, meja, rumah, pisau. Nomina turunan contohnya perbuatan, pembelian, kekuatan, dll. Verba (kata kerja) Merupakan kata yang mengandung makna dasar perbuatan, proses, atau keadaan yang bukan sifat. Dalam kalimat biasanya berfungsi sebagai predikat. Konjungsi Kata penghubung (konjungsi). Contohnya pada kenyataannya, kemudian, lebih lanjut. Untuk memperkuat argumentasi, kata hubung atau konjungsi dapat dimanfaatkan.

Dalam konteks pengajuan pendapat tentang kebijakan bahasa ASEAN itu, penulis menghubungkan argumentasi dengan kata hubung pada kenyataannya, kemudian, dan lebih lanjut. Idealnya, argumentasi tidak disajikan secara acak. Kata hubung seperti itu dapat digunakan untuk menata argumentasi dengan cara mengurutkan dari yang paling kuat menuju ke yang paling lemah atau sebaliknya.

Contoh Teks Eksposisi Beserta Struktur
Realita Hukum Di Indonesia
Tesis :
Dalam hal ini sebenarnya hukum yang ada di Indonesia sebagaimana yang telah diatur pada undang-undang telah secara tegas mengatur hukuman berbagai pelaku tindak kejahatan. Namun, realitanya seringkali terjadi ketidakadilan hukum yang merugikan banyak orang. Hukum boleh saja tegas, namun menjadi tumpul di hadapan koruptor.
Argumentasi:
Bukan rahasia umum lagi bahwa para koruptor di Indonesia mendapatkan hukuman yang tingkatannya masih tergolong ringan, bahkan ada koruptor yang menerima fasilitas mewah padahal sudah merugiakan bangsa. Seringkali kita menonton berita bahwa seorang maling dihajar masa hingga tewas. Namun belum pernah ada koruptor di Indonesia dikeroyok masa sampai tewas.
Penegasan Ulang:
Hukum di Indonesia itu bisa dikatakan hanya tegas di hadapan rakyat kecil. Sebut saja kasus yang pernah menimpa nenek asyani, kasusnya hanya karena diduga mencuri kayu, beliau terancam hukuman selam lima tahun penjara. Sungguh tidak adil memang jika dibandingkan dengan hukuman yang akan diterima koruptor.


Latihan Soal
I.Essay
1.(1) Penerapan konsep pembangunan berkelanjutan pada saat ini ternyata jauh dari harapan. (2) Kesulitan penerapannya terutama terjadi di negara berkembang, salah satunya Indonesia. (3) Sebagai contoh, setiap tahun di negara kita diperkirakan terjadi penebangan hutan seluas 3.180.243 ha (atau seluas 50 kali luas kota Jakarta). (4) Hal ini juga diikuti oleh punahnya flora dan fauna langka. (5) Kenyataan ini sangat jelas menggambarkan kehancuran alam yang terjadi saat ini yang diikuti bencana bagi manusia.Kalimat penjelas pada penggalan teks eskposisi di atas ditandai dengan nomor...
A. 1
B. 2
C. 1,2,3 dan 4
D. 2,3,4 dan 5
E. 2,3 dan 4
2. Dalam bagian suatu teks eksposisi terdapat pendapat dari penulis yang dapat dipermasalahkan. Bagian ini merupakan gagasan utama tentang permasalahan teks eksposisi. Permasalahan tersebut harus dilandasi dengan....
A. Fakta
B. Inisial
C. Nama asli penulis
D. Data lengkap
E. Tujuan
3. Apabila dikonsumsi dalam waktu lama dan terus-menerus, obat modern akan mengakibatkan efek samping yang dapat memicu penyakit baru. Itulah keunggulan obat tradisional, jika dibandingkan dengan obat modern, lebih aman dan ekonomis.Ide pokok paragraf pada penggalan teks eksposisi di atas adalah...
A. Itulah keunggulan obat tradisional, jika dibandingkan dengan obat modern, lebih aman dan ekonomis.
B. Keunggulan obat tradisional
C. Keunggulan obat tradisional jika dikonsumsi terus-menerus.
D. Lebih aman dan ekonomis.
E. Keunggulan jamu lebih aman dan ekonomis.
4. Perhatikan teks berikut!Bahasa Indonesia sebenarnya mampu menjadi bahasa kedua ASEAN setelah bahasa Inggris. Ada banyak negara ASEAN yang menggunakan bahasa Indonesia di negaranya. Sebut saja Malaysia, Singapura, dan Brunei Darusalam yang sudah menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa sehari-hari. Selain itu di Vietnam, bahasa Indonesia memiliki kedudukan yang sama dengan bahasa Inggris. Bahkan, di Australia, bahasa Indonesia dijadikan sebagai mata pelajaran di sekolah-sekolah setingkat SMP dan SMA. Jadi, sudah sewajarnya bahasa Indonesia dijadikan sebagai bahasa internasional di kawasan ASEAN.Kata hubung yang digunakan sebagai penanda penegasan ulang tesis dalam teks eksposisi di atas adalah….
A. Yang
B. Selain itu
C. Bahkan
D. Dan
E. Jadi
5. Ini merupakan bagian akhir dari sebuah teks eksposisi yang berupa penguatan kembali atas pendapat yang telah ditunjang oleh fakta-fakta dalam bagian argumentasi. Disebut apa struktur teks eksposisi yang dimaksud ....
A. Pernyataan pendapat atau tesis
B. Argumentasi
C. Contoh
D. Fakta
E. Penegasan ulang
6. Dalam membuat karangan eksposisi, penulis harus mengetahui perincian tentang suatu topik yang ingin dibahas, kemudian membagi perincian tersebut berdasarkan....
A.  Urutannya
B. Urutan kronologinya
C. Urutan waktu
D. Tempat kejadian
E. Suasana
7. menganalisis isi dari teks eksposisi ini dapat menggunakan struktur dan kaidah kebahasaan dalam penyusunan teks eksposisi. Analisis teks eksposisi ini dapat dilakukan mulai dari mengukapkan pembukaan....
Jawaban yang tepat untuk titik-titik di atas adalah....
A. Tesis, vokal, dan penutup
B. Analisis, argumen, dan penutup
C. Tesis, isi, dan penutup
D. Tesis, argumen, dan penutup
E. Tesis dan isi
8. Teks eksposisi itu sendiri bisa disaksikan di beberapa media massa, seperti....
A. Koran
B  Televisi
C.  Radio
D. Siaran langsung
E. Handphone
9. Suatu paragraf eksposisi yang memiliki isi mengenai pengertian akan sesuatu hal. Pernyataan tersebut merupakan definisi dari....
A. Eksposisi proses
B. Eksposisi klasifikasi
C. Eksposisi pertentangan
D. Eksposisi definisi
E. Eksposisi klasifikasi dan Eksposisi definisi
10. Perhatikan teks berikut!
Ternyata jeruk nipis bermanfaat dalam mengobati batuk. Buah ini memiliki kandungan berupa minyak asiri dan zat yang dapat bermanfaat mengendalikan otot-otot pernapasan sehingga mampu meredakan batuk. Adapun cara penggunaannya yaitu dengan meminum air perasan dari jeruk nipis yang dapat dicampur dengan madu, kecap atau gula sehingga rasa asamnya berkurang.
Teks tersebut termasuk jenis teks eksposisi....
A. Teks
B. Analisis
C. Berita
D. Perbandingan
E. Tesis
II. Uraian
1. Langkah-langkah menulis sebagai berikut. Pertama, tentukan topik. Kedua, kumpulkan data. Ketiga, buat kerangka karangan. Keempat, kembangkan kerangka menjadi tulisan. Kelima, tentukan judul karangan. Jenis teks eksposisi tersebut adalah? Jelaskan.
2. Apa sajakah karakteristik teks eksposisi? Sebutkan!
3. Apakah yang dimaksud dengan dualisme argumentasi dalam teks eksposisi?
4. Menurut kalian mengapa pronomina harus ditempatkan dengan sesuai?
5. Sebutkan kaidah-kaidah dalam teks eksposisi!

Kunci jawaban 
I.
1.
2.
3. E
4.
5.
6. B
7. D
8. A
9. D
10. C
II.
1. Proses, karena menjelaskan runtutan sebuah prosedur. 
2. Ada 3, yaitu pronomina, konjungsi, argumentasi satu sisi. 
3. Adanya dua argumentasi dalam sebuah teks eksposisi. 
4. Karena pronomina adalah kata yang berfungsi untuk menyatakan pendapat. Sehingga dalam teks eksposisi hanya ada dua tempat dalam menyatakan pendapat. Yaitu  pendapat biasanya hanya terdapat pada tesis dan penegasan ulang. 
5. Bersifat informatif, Menggunakan bahasa yang baku, Berdasarkan fakta, Menggunakan kalimat efektif, Setiap argumen dijadikan satu paragraf, Bersifat kohesi dan subjektif, Dibagian penegasan pendapat berisi ajakan dan bentuknya mempengaruhi 


Daftar pustaka
https://bocahkampus.com/contoh-kata-pengantar
Santoso. 2005. Dinamika Kelompok. Jakarta: Bumi Aksara.
Ngalimun. 2014. Strategi dan Model Pembelajaran. Yogyakarta: Aswaja pressindo.
Warsono dan Hariyanto. 2012. Pembelajaran Aktif Teori dan Asesmen. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Pinto, L.E. dkk. 2014. 95 Strategi Pengajaran. Jakarta: Indeks.
https://www.materibindo.com/2019/05/contoh-soal-teks-eksposisi.html?m=1
https://lubisgrafura.wordpress.com/2007/09/20/pembelajaran-dengan-model-siklus-belajar-learning-cycle/





Komentar